tugas makalah mtk diskrit

24
Teori Pohon (tree) Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah Matematika Diskrit Dosen : Zikriah S.Kom Disusun Oleh : SUPRIYANTO 201343501904 ALFONSIUS SAWE 201343502013 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS INDRAPRASTA (UNINDRA) PGRI

Upload: ponakanepaktris

Post on 24-Dec-2015

1.473 views

Category:

Documents


289 download

DESCRIPTION

Matematika Diskrit

TRANSCRIPT

Page 1: Tugas Makalah Mtk Diskrit

Teori Pohon (tree)

Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah Matematika Diskrit

Dosen : Zikriah S.Kom

Disusun Oleh :

SUPRIYANTO 201343501904ALFONSIUS SAWE 201343502013

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS INDRAPRASTA (UNINDRA) PGRI

JAKARTA 2015

Page 2: Tugas Makalah Mtk Diskrit

Bab I

A. Pendahuluan

Pohon (tree) merupakan salah satu bentuk khusus dari struktur suatu graf. Misalkan A merupakan sebuah himpunan berhingga simpul (vertex) pada suatu graf G yang terhubung. Untuk setiap pasangan simpul di A dapat ditentukan suatu lintasan yang menghubungkan pasangan simpul tersebut. Suatu graf terhubung yang setiap pasangan simpulnya hanya dapat dihubungkan oleh suatu lintasan tertentu, maka graf tersebut dinamakan pohon (tree). Dengan kata lain, pohon (tree) merupakan graf tak-berarah yang terhubung dan tidak memiliki sirkuit.

B. Latar Belakang

Pada umumnya, belajar matematika identik dengan menghafalkan rumus-rumus tertentu. Dengan buku paket dan Materi dari Dosen yang banyak. Itulah yang menyebabkan para pelajar/siswa merasa bosan untuk belajar matematika. Seringkali mereka bertanya, "Apa sih manfaat belajar matematika dalam kehidupan sehari-hari? Apa manfaat Aljabar? Apa manfaat himpunan? Apa manfaat trigonometri ? .

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sudah sering mereka lontarkan kepada guru-guru pembimbing mereka. Pertanyaan itu mereka lontarkan karena mereka sudah kesal terhadap pelajaran mereka yang terasa membosankan dan tidak perlu. Tetapi sebenarnya, matematika sangat berfungsi dalam kehidupan sehari-hari, baik yang paling mudah sampai yang tersulit sekalipun.

Matematika sebagai media untuk melatih berpikir kritis, inovatif, kreatif, mandiri dan mampu menyelesaikan masalah sedangkan bahasa sebagai media menyampaikan ide-ide dan gagasan serta yang ada dalam pikiran manusia. Jelas sekali bahwa Matematika sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak dapat menghindar dari Matematika, sekalipun kita mengambil jurusan ilmu sosial tetap saja ada pelajaran Matematika di dalamnya karena mau tidak mau matematika digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satunya penerapan pohon (tree) untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Page 3: Tugas Makalah Mtk Diskrit

C. Rumusan Masalah

1. Definisi dari Pohon .

2. Sifat-Sifat Dalam Pohon

3. Definisi Hutan

4. Apa yang dimaksud dengan pohon merentang

5. Pohon Berakar

6. Pohon Berakar Berurut

D. Tujuan

1. Mengetahui definisi dari Pohon

2. Mengetahui Sifat-siat Pohon

3. Mengetahui define Hutan

4. Mengetahui apa yang dimaksud dengan Pohon Merentang

5. Mengetahui Definisi Pohon Berakar

6. Mengetahui Definisi Pohon Berakar Berurut

Page 4: Tugas Makalah Mtk Diskrit

C.1 Pohon

Pohon (tree) merupakan salah satu bentuk khusus dari struktur suatu graf. Misalkan A merupakan sebuah himpunan berhingga simpul (vertex) pada suatu graf G yang terhubung. Untuk setiap pasangan simpul di A dapat ditentukan suatu lintasan yang menghubungkan pasangan simpul tersebut. Suatu graf terhubung yang setiap pasangan simpulnya hanya dapat dihubungkan oleh suatu lintasan tertentu, maka graf tersebut dinamakan pohon (tree). Dengan kata lain, pohon (tree) merupakan graf tak-berarah yang terhubung dan tidak memiliki sirkuit.

C.2 Hutan

Hutan (forest) merupakan kumpulan pohon yang saling lepas. Dengan kata lain, hutan merupakan graf tidak terhubung yang tidak mengandung sirkuit. Setiap komponen di dalam graf terhubung tersebut adalah pohon. Pada gambar 1.1 G4 merupakan salah satu contoh hutan, yaitu hutan yang terdiri dari dua pohon.Berikut adalah beberapa sifat pohon :

Misalkan G merupakan suatu graf dengan n buah simpul dan tepat n – 1 buah sisi. Jika G tidak mempunyai sirkuit maka G merupakan pohon.

Suatu pohon dengan n buah simpul mempunyai n – 1 buah sisi. Setiap pasang simpul di dalam suatu pohon terhubung dengan lintasan tunggal. Misalkan G adalah graf sederhana dengan jumlah simpul n, jika G tidak

mengandung sirkuit maka penambahan satu sisi pada graf hanya akan membuat satu sirkuit.

Page 5: Tugas Makalah Mtk Diskrit

C.3 Pohon Merentang Minimum (Minimum Spanning Tree)

Spanning Tree dari suatu graf terhubung merupakan subgraf merentang yang berupa pohon. Pohon merentang diperoleh dengan cara menghilangkan sirkuit di dalam graf tersebut.

Contoh spanning tree dari suatu graf terhubung (Munir, 2003) : Perhatikan graf dibawah ini :

G T1 T2 T3 T4

Terlihat bahwa T1, T2, T3, T4 merupakan spanning tree dari graf G. Perlu diperhatikan bahwa setiap graf terhubung berbobot paling sedikit mempunyai satu buah spanning tree. Pohon rentang yang memiliki bobot minimum dinamakan pohon merentang minimum (minimum spanning tree). Dalam kehidupan nyata, salah satu contoh aplikasi spanning tree adalah menentukan rangkaian jalan dengan jarak total seminimum mungkin yang menghubungkan semua kota sehingga setiap kota tetap terhubung satu sama lain.

Dalam menentukan suatu minimum spanning tree dari suatu graf terhubung, kita dapat menentukannya dengan mengunakan dua cara yaitu algoritma Prim dan algoritma Kruskal.Algoritma Prim memiliki langkah-langkah sebagai berikut :

1. Pilih sisi dari graf G yang berbobot minimum, masukkan ke dalam T.

2. Pilih sisi (u, v) dalam G yang mempunyai bobot minimum dan bersisian dengan

simpul di T, dengan syarat sisi tersebut tidak membentuk sirkuit di T. Masukkan

(u, v) ke dalam T.

3. ulangi langkah 2 sebanyak n – 2 kali.

Jumlah langkah seluruhnya dalam algoritma Prim adalah sebanyak jumlah sisi di dalamspanning tree dengan n buah simpul, yaitu (n – 1) buah.

Page 6: Tugas Makalah Mtk Diskrit

d

Contoh :

Tentukan minimum spanning tree dari graf dibawah ini :

4 ac 4

35

5 hb 4

54

5 4g

e

3 2

f

Jawab :

Pilih sisi fg sehingga kita mempunyai T ({f, g}, fg) Langkah selanjutnya dapat dipilih sisi ef karena sisi tersebut berbobot

minimum yang bersisian dengan simpul f . Selanjutnya pilih sisi ae atau gh karena sisi tersebut berbobot minimum yang

bersisian dengan simpul pada T, yaitu e dan g.Jika proses ini dilanjutkan terus maka akan diperoleh minimum spanning treeseperti dibawah ini :

4 ac 4

d3

hb 4

4

ge

3 2

f

Terlihat bahwa spanning tree tersebut mempunyai total bobot 2 + 3 + 4 + 4 + 4 + 4 + 3 = 24.

Langkah-langkah dalam algoritma Kruskal agak berbeda dengan algoritma Prim. Pada algoritma Kruskal, semua sisi dengan bobot yang minimal dimasukan kedalam T secara berurutan.

Page 7: Tugas Makalah Mtk Diskrit

Langkah-langkah dalam menentukan minimum spanning tree dengan algoritma Kruskal adalah sebagai berikut :

Langkah I : T berbentuk seperti pohon berikut

g

2

f

Langkah II : memasukan sisi-sisi yang berbobot 3 kedalam sehingga T berbentuk

c

3

ge

3 2

f

Langkah II : memasukan sisi-sisi yang berbobot 4 kedalam sehingga akhirnya diperoleh minimum spanning tree berikut :

4 ac 4

d3

hb 4

4

ge

3 2

f

Page 8: Tugas Makalah Mtk Diskrit

C.4 Pohon Berakar

Pada suatu pohon, yang sisi-sisinya diberi arah sehingga menyerupai graf berarah, maka simpul yang terhubung dengan semua simpul pada pohon tersebut dinamakan akar. Suatu pohon yang satu buah simpulnya diperlakukan sebagai akar maka pohon tersebut dinamakan pohon berakar (rooted tree). Simpul yang berlaku sebagai akar mempunyai derajat masuk sama dengan nol. Sementara itu, simpul yang lain pada pohon itu memiliki derajat masuk sama dengan satu. Pada suatu pohon berakar, Simpul yang memiliki derajat keluar sama dengan nol dinamakan daun.

Contoh : Pohon Berakar (Munir, 2003)

a a

b bd d

c c

ef g

h i j

e

h i j

Pohon berakar Pohon berakar setelah tanda panah pada sisi dibuang

Pada pohon berakar diatas : a merupakan akar c, d, f, g, h, i, dan j merupakan daun

Terminologi pada Pohon Berakar

Perhatikan pohon berakar berikut ini :

Page 9: Tugas Makalah Mtk Diskrit

a. Anak (child atau children) dan Orangtua (parent)

b, c, dan d adalah anak-anak simpul a, a adalah orangtua dari anak-anak itu

b. Lintasan (path)Lintasan dari a ke h adalah a, b, e, h. dengan pnjang lintasannya adalah 3.f adalah saudara kandung e, tetapi, g bukan saudara kandung e, karena orangtua mereka berbeda.

c. Subtree

a

bc d

ef g

kh i j

l m

c. Derajat (degree)

Derajat sebuah simpul adalah jumlah anak pada simpul tersebut.

Contoh :

Simpul yang berderajat 0 adalah simpul c, f, h, I, j, l, dan m. Simpul yang berderajat 1 adalah simpul d dan g.Simpul yang berderajat 2 adalah simpul b dan k. Simpul yang berderajat 3 adalah simpul a dan e.

Jadi, derajat yang dimaksudkan di sini adalah derajat-keluar.Derajat maksimum dari semua simpul merupakan derajat pohon itu sendiri. Pohon di atas berderajat 3

d. Daun (leaf)

Simpul yang berderajat nol (atau tidak mempunyai anak) disebut daun. Simpul h, i, j, f, c, l, dan m adalah daun.

e. Simpul Dalam (internal nodes)

Simpul yang mempunyai anak disebut simpul dalam. Simpul b, d, e, g, dan k adalah simpul dalam.

Page 10: Tugas Makalah Mtk Diskrit

f. Aras (level) atau Tingkat

Level

a0

b 1c d

e 2f g

k 3h i j

4l m

g. Tinggi (height) atau Kedalaman (depth)

Aras maksimum dari suatu pohon disebut tinggi atau kedalaman pohon tersebut. Pohon di atas mempunyai tinggi 4.

C.5 Pohon Berakar Berurut

Pohon berakar yang urutan anak-anaknya penting (diperhatiakn) maka pohon yang demikian dinamakan pohon terurut (ordered tree). Sedangka, pohon berakar yang setiap simpul cabangnya mempunyai paling banyak n buah anak disebut pohon n-ary. Jika n = 2, pohonnnya disebut pohon biner (binary tree).

Contoh :

Berikut adalah beberapa contoh pohon biner :1. Pohon Ekspresi

Ekspresi aritmetika (a – b)*((c + d) / e) dapat dinyatakan dalam suatu pohon biner, dimana peubah sebagai daun dan operator aritmetika sebagai simpul dalam dan akar.

Page 11: Tugas Makalah Mtk Diskrit

2. Pohon keputusan (Munir, 2004)

a : b

a : c b : c

b : c c > a > b a : c c > b > b

a > b > c a > c > b b > a > c b > c > a

Pohon keputusan untuk mengurutkan 3 buah elemen

3. Kode awalan (prefix code)Kode awalan merupakan himpunan kode (salah satunya adalah kode biner) sedemikian sehingga tidak ada anggota himpunan yang merupakan awalan darikode yang lain.

Contoh :

a. { 001, 010, 011, 11,} merupakan kode awalanb. {001, 010, 01, 111} bukan merupakan kode awalan, karena 01 merupakan

awalan dari 010.Kode awalan (a) dapat dinyatakan dalam pohon biner, yaitu :

0 1

0 1 1

11

10

1

000 010 011

Page 12: Tugas Makalah Mtk Diskrit

A 01000001B 01000010C 01000011D 01000100

4. Kode Hufman

Dalam komunikasi data, seringkali ditemukan data berukuran besar sehingga waktu pengiriman data tersebut menjadi lama. Hal ini menyebabkan pentingnya kompresi data dengan tujuan memperkecil ukuran data tersebut. Kode Hufman merupakan salah satu metode pengkodean dalam hal kompresi data.Perhatikan tabel kode ASCII berikut ini :

Simbol Kode ASCII

Jadi rangkaian bit untuk string ‘ADABCCA’ , dapat direpresentasikan dalam bentuk : 0100000101000100010000010100001001000001101000001101000001

atau7 8 = 56 bit (7 byte).

Tabel Tabel kekerapan dan kode Huffman untuk string ’ABACCDA’

Simbol Kekerapan Peluang Kode HuffmanA 3 3/7 0B 1 1/7 110C 2 2/7 10D 1 1/7 111

Sehingga rangkaian bit untuk string ’ADABCCA’: 111110010100 atau 13 bit.

Page 13: Tugas Makalah Mtk Diskrit

1.1 Penelusuran Pohon Biner

Misalkan, berikut ini adalah pohon biner dimana A merupakan akar pohon biner tersebut. Sementara itu, S dan T merupakan upapohon (subtree) dari pohon biner.

A

S T

Ada tiga jenis penelusuran pohon biner diatas, antara lain :1. Preorder : A, S, T

- kunjungi A- kunjungi S secara preorder- kunjungi T secara preorder

2. Inorder : S , A, T- kunjungi S secara inorder- kunjungi A- kunjungi T secara inorder

3. Postorder : S, T , A- kunjungi S secara postorder- kunjungi T secara postorder- kunjungi A

Contoh :

Tentukan hasil penelusuran preorder, inorder, dan postorder dar pohon di bawah ini :

*

+ -

a / d *

b c e f

Page 14: Tugas Makalah Mtk Diskrit

b

Jawab :

preorder : * + a / b c - d * e f (prefix) inorder : a + b / c * d - e * f (infix) postorder : a b c / + d e f * - * (postfix)

Latihan :

1. Tentukan semua spanning tree dari graf berikut :

p q

t

r s

2. Diketahui suatu graf seperti dibawah ini :a. graf G1

B 8 C

2 8 1

A 3

6 2

F 5 E

b. graf G2

c

a

54 3

e 1 d4 6

f 2g

Tentukan minimum spanning tree dengan menginakan :a. Algoritma Primb. Algoritma Kruskal

3. Buat sketsa graf biner (pohon ekspresi) yang merepresentasikan ekpresi : a. p / (q – r )*(s + t)b. (p + q) / r – (s + t * u)

4. Tentukan hasil penelusuran dari pohon ekspresi pada soal no. 3 dalam bentukpreorder, inorder, dan postorder.

Page 15: Tugas Makalah Mtk Diskrit

5. Pada graf dibawah ini, himpunan simpul mendefinisikan himpunan desa pada suatu kecamatan. Dalam rangka pembuatan jalan antar desa dibuatlah anggaran pembiayaan seperti tertulis sebagai bobot (dalam satuan juta rupiah) setiap sisi. Tentukan biaya minimum yang harus disiapkan dalam pembangunan jalan antar desa tersebut sehingga setiap desa pada kecamatan tersebut terhubung(ingat definisi terhubung pada suatu graf).

a b3

5 4 6

c d 6 e 7f5

3 4g h 6

6 85

7 j

i

Bab IVPenutup

A. Kesimpulan

Semoga makalah ini dapat memberikan pelajaran bagi kita semua untuk menambah wawasan yang ada dan ilmu yang bermanfaat serta membantu dalam proses pembelajaran SPI khususnya. Dan semoga bermanfaat dalam kehidupan terlebih di akhirat kelak amin.Atas keterbatasan kemampuan penulis/kelompok serta keterbatasan media yang di gunakan dalam pembuatan makalah ini sehingga makalah ini dapat terselesaikan, dan apabila terdapat banyak kesalahan ataupun kekurangan yang dimiliki makalah ini penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi memperbaiki makalah selanjutnya.Marilah kita belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada, baik pengalaman yang kurang baik sebagai motivasi untuk memperbaikinya, serta pengalaman yang baik sehingga kita semua termotivasi untuk lebih baik lagi.

B. Daftar Pustaka1. http://student.uniku.ac.id/ 2. http://file.upi.edu/ 3. https://www.google.com/