tugas terstruktur

Upload: michiko-fujiwara-tanadi

Post on 14-Oct-2015

200 views

Category:

Documents


9 download

TRANSCRIPT

TUGAS TERSTRUKTUROBAT BAHAN ALAMRasionalisasi Sediaan Obat Bahan Alam Jamu Mencret

Disusun oleh:KELAS:AKELOMPOK: VIIINAMA:1. MAULIDA RAHMAYANTI(2011210000)2.MAYANK ANDHIKA(2011210000)3. MEGAWATI(2011210000)4. MICHIKO TANADI(2011210156)5.MIFTAHUR RIZKI(2011210000)6. M. AGIL ADITHRIYA(2011210000)

FAKULTAS FARMASIUNIVERSITAS PANCASILA2014I. INFORMASI JAMU Gambar 1.1. Jamu Diapet NR

Nama Sediaan: Diapet NRBentuk Sediaan: KapsulKomposisi: Setiap kapsul mengandung Attapulgite ..................................42% Karbon Aktif10% Dalam bentuk ekstrak Psidii folium10% Curcuma domesticae rhizoma 8% Coicis lacrymae-jobii semen 17% Terminaliae chebulae fructus 3% Granati pericarpium 3%Khasiat dan Kegunaan: - Mengurangi frekuensi buang air besar Memadatkan tinja dan menyerap racun pada penderita diare serta bukan sebagai pengganti oralitPeringatan dan Perhatian: - Tidak boleh diberikan pada anak anak dibawah 5 tahun Penderita harus minum Oralit Bila dalam penggunaan 3 hari tidak sembuh, hubungi dokter anda.Takaran pemakaian: Dewasa & Anak : sehari 2 kali @ 2 kapsul Untuk menyembuhkan diare akut: 2 kali @ 2 kapsul, dengan selang waktu 1 jamPenyimpanan: Simpan di tempat sejuk dan kering terlindur dari cahayaDiproduksi oleh: PT. SOHO Industri Farmasi Jakarta Indonesia

II. URAIAN PENYUSUN JAMU1. Psidii folium (Daun Jambu Biji)

Gambar 2.1 Psidii folium( Daun Jamu Biji) UraianTanaman Kingdom:: PlantaeDivisi: SpermatophyaKelas: DicotyledoneaeOrdo: MyrtalesFamilia: MyrtaceaeGenus: PsidiumSpecies: Psidium guajava

Nama Lokal : Psidium guajava (Inggris/Belanda), Jambu Biji (Indonesia); Jambu klutuk, Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa); Jambu klutuk, Jambu Batu (Sunda), Jambu bender (Madura).Jambu biji (Psidium guajava) tersebar meluas sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting, batang pohonnya keras. Permukaan kulit luar pohon Jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu Jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah. Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun Jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya (Anonim, 1980). Khasiat dan KegunaanMencret (Diare), Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru Komposisi Kimia Daun Jambu biji mengandung total minyak 6% dan Minyak Atsiri 0,365%, Resin 3,15 %, Tannin 8,5%, dan lain-lain. Komposisi utama minyak atsiri yaitu pinene limonene, menthol, terpenyl acetate, isopropyl alcohol, longicyclene, caryophyllene, bisabolene, caryophyllene oxide, copanene, farnesene, humulene, selinene, cardinene dan curcumene. Minyak atsiri dari daun Jambu biji juga mengandung nerolidiol, sitosterol, ursolic, crategolic, dan guayavolic acids (Anonim, 1980).Daun Jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tannin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin (Anggi, 2008).P. guajava secara kimia dicirikan antara lain oleh kandungan senyawa-senyawa flavonoid, tanin, dan triterpenoid (Achmad, 2009).

2. Curcumae domestica rhizomae (Rimpang Kunyit)

Gambar 2.2 Curcumae domestica rhizoma (Rimpang Kunyit) Uraian TanamanKingdom : PlantaeDivisi : SpermatophytaKelas : MonocotyledoneaeOrdo : ZingiberalesFamilia : ZungiberaceaeGenus : CurcumaSpesies : Curcuma domestica Val(Syamsuhidayat dan Hutapea, 1991).Tanaman Kunyit tumbuh bercabang dengan tinggi 40-100 cm. Batang merupakan batang semu, tegak, bulat, membentuk rimpang dengan warna hijau kekuningan dan tersusun dari pelepah daun agak lunak. Daun tunggal, bentuk bulat telur memanjang hingga 10-40 cm, lebar 8-12,5 cm dan pertulangan menyirip dengan warna hijau pucat. Berbunga majemuk yang berambut dan bersisik dari pucuk batang semu, panjang 10-15 cm dengan mahkota sekitar 3 cm dan lebar 1,5 cm, berwarna putih atau kekuningan. Ujung dan pangkal daun runcing, tepi daun yang rata. Kulit luar rimpang berwarna jingga kecoklatan, daging buah merah jingga kekuning-kuningan (Syamsuhidayat dan Hutapea, 1991). Khasiat dan KegunaanKholagogum, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteri, dan kholeretik. Kandungan KimiaMinyak atsiri 3-5% (tumeron, zingiberon, seskuiterpena, alkohol), kurkumin, desmetoksikurkumin, bidesmetoksikurkumin, zat pati, minyak lemak, hars, tannin, dammar

3. Coicis semen (Biji Jali)

Gambar 2.3 Coicis semen (biji jali) Uraian TanamanKingdom: PlantaeDivisi: SpermatophytaKelas: MonocotyledoneaeOrdo: PoalesFamilia: PoaceaeGenus: CoixSpecies: Coix lacryma-jobi

Biji, diperoleh dengan mengumpulkan buah yang keras pada musim gugur. Bentuk bulat atau elips panjang, panjang 4-8 mm, lebar 3-6 mm. Bagian luar berwarna putih, lembut, dengan testa berwarna kuning coklat. Permukaan dorsal : bergelombang. Permukaan ventral : luas dengan alur longitudinal yang dalam tekstur keras, putih, mengandung amilum, berbau, sedikit berasa manis (Dalimartha, 2008). Khasiat dan kegunaan Menginduksi diuresis dan mengurangi rasa pahit pada pengobatan susah buang air kecil, edema, beri-beri. Obat dapat digunakan dengan radix stephamiae tetrandrae, rhizome atractylodis dan semen pruni. Mengurangi rasa sakit pada terapi antralgia dimaksudkan untuk menurunkan demam, sering digunakan bersama rhizome atractilodis, caulis loniterae, cortex phellodendri. Menghilangkan nanah pada terapi abses pada pengobatan abses paru-paru dan periapendikular. Pengobatan diare ditujukan untuk mengurangi rasa sakit sebagai akibat dari defisiensi dari limfa (Dalimartha, 2008). Komposisi KimiaBiji: coixol, coixenolide, coicin dan asam amino leusin, tirosin, lisine, asam glutamat, arginin dan histidin.

4. Chebulae fructus (Buah Mojokeling)

Gambar 2.4 Chebulae fructus (Buah mojokeling) Uraian tumbuhanKingdom: PlantaeDivisi: SpermatophytaKelas: MonocotyledoneaeOrdo: MyrtalesFamilia: CombretaceaeGenus: TerminaliaSpecies: Terminalia chebulaeBuah dari tanaman ini berwarna coklat, ujung bulat sampai runcing. Rasa pahit, asam dan sedikit berasa, netral secara alami. Khasiat dan KegunaanDiare kronik dan disentri disertai penurunan limfa dan ginjal Komposisi kimiaChebullin, asam chebullic, Asam luteat, Asam elegat5. Granati pericarpium (Kulit buah Delima)

Gambar 2.5. Granati pericarpium ( Kulit buah delima) Uraian Tanaman Kingdom : PlantaeDivisi : SpermatophytaKelas : DicotyledonaeOrdo : MyrtalesFamilia : PunicaceaeGenus : PunicaSpesies : Punica granatum L.

Nama DaerahSumatera : Glima (Aceh), Glimau mekah (Gayo), Dalimo (Batak). Jawa : delima (Melayu), Dlima (Jawa Tengah), Dhalima (Madura). Nusa Tenggara : Jeliman (Sasak), Talima (Bima), Dila daelak (Roti), Lekokase (Timor).Bentuk : Perdu atau pohon kecil, tinggi 2-5 m.Batang : Berkayu. bulat, bercabang banyak, berduri pada ketiak daunnya, masih muda coklat setelah tua hijau kotor.Daun : Tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 1-8 cm, lebar 5-15 mm, pertulangan menyirip, permukaan mengkilat, hijau.Bunga : Tunggal, di ujung cabang atau di ketiak daun yang paling atas, tangkai pendek. Biasanya terdapat 1 5 bunga, kelopak berlekatan, merah atau kuning pucat, mahkota membulat, tangkai sari melengkung. kuning, putik putih, merah atau kuning. Berbunga sepanjang tahun.Buah : Bulat, diameter 5-12 cm, warna kulitnya seragam seperti hijau keunguan, putih, coklat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna lebih tua. Dikenal 3 macam Delima yaitu Delima putih, Delima merah, dan Delima ungu.Biji : Bijinya banyak, bulat, keras, kecil, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.Akar : Tunggal, kuning kecoklatan.Habitat : Berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah sub tropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m. Tanaman ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam (Raina, 2011). Khasiat dan KegunaanUntuk kesehatan sudah dikenal sejak dulu. Menurut American Journal of Clinical Nutrition (2003) seseorang yang minum 200 ml/hari selama satu minggu berturut-turut bakal meningkatkan aktivitas antioksidan sekitar 9%. Zat ini sangat bermanfaat untuk mencegah dan mengobati berbagai jenis penyakit kanker. Majalah Time edisi Desember 2003 juga pernah mengupas habis khasiat biji Delima. Dalam 100 g biji buah Delima terkandung 259 mg kalium, 63 kal energi metabolis dan 30 mg Vitamin C. Disebutkan pula kalau buah ini memiliki kandungan Flavonoid yang cukup tinggi. Flavonoid merupakan jenis antioksidan kuat, yang amat berperan dalam menurunkan radikal bebas, sehingga bisa memberi perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker kulit. Khasiat sari buah Delima selain mengobati penyakit kanker juga untuk mengobati penyakit cacing dan diare (kulit akar dan kulit batangnya mengandung Alkaloid peliterin). Kulit akar, kulit batang, kulit buah mengandung zat penyamak tannin yang berkhasiat mengecilkan pori-pori, antiseptik, dan hemostatik atau keputihan. Kadar tannin tertinggi terdapat pada kulit akar 28 %, sedangkan kulit buah 26 % (Anggi, 2008). Komposisi KimiaKulit buah mengandung alkaloid pelletierene, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquercitrin, elligatanin, resin, triterpenoid, kalsium oksalat, dan pati.

III. RASIONALISASI OBAT BAHAN ALAMMencret atau diare adalah suatu keadaan buang air besar yang encer, dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari. Mencret merupakan gejala dari beberapa gangguan sistem pencernaan yang terjadi secara akut.Pada umunya mencret diakibatkan oleh rangsangan atau radang pada mukosa usus yang menyebabkan gerakan isi perut kedepan yang abnormal, sehingga materi buangan dalam usu besar tidak punya waktu untuk diserap airnya.Mencret dapat disebabkan oleh: Infeksi mikroba yang mengakibatkan keluarnya cairan dan elektrolit. Berkurangnya kemampuan penyerapan air dan elektrolit oleh sel mukosa usus.Mencret dapat digolongkan dalam 2 keadaan berdasarkan penyebabnya:1. Spesifik yang disebabkan oleh infeksi mikroba misalnya amuba, fibrio cholerae, keracunan, shigella dan sebagainya.2. Non spesifik yang penyebabnya belum diketahui dengan jelas misa;nya faktor psikis, masuk angin, faktor makanan dan sebagainya.Mencret perlu mendapatkan perhatian terutama pada bayi dan balita (anak dibawah umur 5 bulan) karena terjadi kehilangan cairan dan elektrolit yang berlebihan (dehidrasi) yang dapat melemahkan badan dan membahayakan jiwa.Pengobatan mencret yang spesifik dengan pemberian cairan elektrolit, obat antimikroba dan absorben (penyerap cairan), sedangkan yang non spesifik dengan pemberian cairan elektrolit dan astringent (pengelat).Simplisia penyusun yang diperlukan mempunyai kegunaan sebagai: Pengelat Antiseptik Penawar/penyerap racunMacam-macam simplisia penyusun: PengkelatTabel 1.1- Tabel simplisia yang bersifat sebagai pengkelatNo Nama SimplisiaTumbuahan Asal

1Achyranthes asperae Radix (Akar Jarong)Achyranthes asperae L. (Jarong)

2Annonae reticulatae Folium /Cortex /Pericarp(Daun/Kulit/Pricap Buah nona)Annonae reticulata L. (Buah nona)

3Arecae Fructus (Buahn Pinang)Areca catechu L. (Pinang)

4Catechu(Gambir)Uncaria gambir Roxb.(Urang-aring)

5Ecliptae Folium(Daun Urang-aring)Eclipta prostrata (L.) Hassk.(Urang aring)

6Flagellariae Folium(Daun Walan) Flagellaria indica L.(Walan)

7Granati Fructus Cortex(Kulit buah Delima Putih)Punica granatum L.(Delima putih)

8Guazumae Folium(Daun Jati Belanda)Guazuma ulmifolia Lamk.(Jati belanda)

9Melastomae candidi Radix/Flos/Folium(Akar/Bunga/Daun Kemanden)Melastoma candidum D.Don.(Kemanden)

10Mimusopsi Cortex(Kulit Tanjung)Mimusops elengi L.(Tanjung)

11Murrayae Fructus/Folium(Buah/Daun Kemuning)Murraya paniculata (L.) Jack.(Kemuning)

12Parameriae Cortex(Kulit Kayu rapat)Parameria glandilifera Benth(Kayu rapat)

13Piperis Folium(Daun Sirih)Piper betle L.(Sirih)

14Psidii Folium(Daun Jmbu Biji)Psidium guajava L.(Jambu biji)

15Pterocarpi Cortex/Gutcha(Kulit/Getah Angsana)Pinocarpus indicus illd.(Angsana)

16Sappan Lignum(Kayu Secang) Caesalpinia sappan L.(Secang)

17Sesbaniae Cortex(Kulit Turi)Sesbania grandiflora (L.) Pers.(Turi)

18Solani indici Fructus(Buah Terong-ngor)Solanum indicum l.(Terong-ngor)

19Sureni Ciortex(Kulit Suren)Toona surenai (BI.) Merr.(Suren)

20Terminaliae Fructus Cortex/Folium(Kulit/Buah/Daun Ketapang)Terminalia catapa L.(Ketapang)

21Woodfordia Flos/Fructus(Bunga/buah Sidoetus)Woodfordia floribunda Salish.(Sidowayah)

Antiseptik Tabel 1.2- Tabel simplisia yang bersifat sebagai antiseptikNo Nama SimplisiaTumbuahan Asal

1Allii sativi Bulbus(Umbi Bawang putih)Alium sativum L.(Bawang putih)

2Alstoniae Cortex(Kulit Pule)Alstonia Scholaris R. Br.(Pule)

3Alyxiae Cortex(Kulit Pulosari)Alyxia reinwardtii Bl.(Pulosari)

4Andrographidis Herba(Herba Sambiloto)Andrographis paniculata Ness.(Sambiloto)

5Areca Fructus(Buah Pinang)Areca catechu L(Pinang).

6Blumae Folium(Daun Sembung)Blumae balsamifera DC.(Sembung)

7Calami Rhizoma(Rimpang Jaringau/Dringo)Acorus calamus L.(Jaringau/Dringo)

8Caricae Folium(Daun pepaya)Carica papaya L.(Pepaya)

9Caryophylli Flos(Buah cengkeh)Syzygium aromaticum (L.)(Cengkeh)

10Colei scutellaroidi Folium(Daun Miana/Iler)Coleus scutellaroides (L.)(Miana/Iler)

11Coriandri Fructus(Buah Ketumbar)Coriandrum sativum L.(Ketumbar)

12Curcumae Rhizoma(Rimpang temulawak)Curcuma xanthorrhiza Roxb.(Temulawak)

13Dioscoreae Rhizoma (Rimpang Gadung)Dioscorea hispida Dennst.(Gadung)

14Granati Caulis Cortex(Kulit batang Delima)Punica Granatum L.(Delima)

15Kaempferiae Rhizoma(Rimpang Kencur)Kaempferia galnga L.(Kencur)

16Malaleucae Folium(Daun Kayu Putih)Melaleuca leucadendron L.(Kyu Putih)

17Menthae Folium(Daun Poko)Mentha arvensis L.(Poko)

18Messuae Flos(Buah Nagasari)Messua ferea L.(Nagasari)

19Nyetanthi Flos/Folium(Bunga/Daun Srigading)Nyctanthes arbor-tritis L.(Srigading)

20Paederiae Folium(Daun Sembukan)Paederia foetida L.(Sembukan)

21Phyllanthi Herba(Herba Meniran)Phyllanthus niruri L.(Meniran)

22Piperis Folium(Daun Sirih)Piper betle L.(Sirih)

23Psidii Folium(Daun Jambu Biji)Psidium guajava L.(Jambu biji)

24Sappan Lignum(Kayu Secang)Caesalpinia Sappan L.(Secang)

25Sintok Cortex(Kulit Sintok)Cinnamomum sintok Bl.(Sintok)

Penawar racunTabel 1.1- Tabel simplisia yang bersifat sebagai penawar racunNo Nama SimplisiaTumbuhan Asal

1Coffea Semen(Biji Kopi)Coffea robusta Linden.(Kopi)

2Theae Folium(Daun Teh)Thea sinensis(Teh)

Di dalam sediaan Jamu Diapet NR , terdapat 5 macam simplisia yang dikombinasikan untuk indikasi diare, selain itu terdapat Attapulgite dan Karbon aktif. Attapulgite atau polygorskite merupakan bahan alam mineral yang bereaksi dengan asam dan toksin di saluran cerna dan bersifat menyerap air sehingga kadar air di saluran cerna berkurang. Oleh sebab itu, Attapulgite dimanfaatkan untuk mengatasi diare yang nonspesifik. Biasanya penggunaan Attapulgite tidak dalam jangka panjang karena obat tersebut digunakan hanya pada saat diare saja sebagai obat simtomatik. Artinya begitu diarenya sembuh penggunaannya dihentikan atau jika diarenya berlanjut, harus dicari penyebabnya untuk dapat diatasi secara tuntas. Attapulgite tidak diserap di usus tetapi bekerja di rongga usus sehingga aman diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati ringan. Karbon aktif yang terdapat di dalam jamu berperan sebagai penyerap/penawar racun. Sifat alami karbon aktif yaitu menyerap cairan dan racun dimanfaatkan oleh produsen jamu ini. Apabila diare yang terjadi diare non-spesifik yang disebabkan oleh lingkungan, cuaca, dan makanan, karbon aktif sangat berperan karena karbon aktif dapat menyerap racun/cairan yang dianggap benda asing oleh tubuh.Ekstrak Psidii folium dan Granati pericarpium berperan sebagai pengkelat, hal ini dikarenakan kedua simplisia tersebut mengandung kadar tanin yang sangat tinggi. Tanin merupakan salah satu jenis senyawa kimia yang termasuk ke dalam golongan polifenol yang terdapat pada tumbuhan ini. Tanin memiliki peranan biologis yang kompleks. Hal ini dikarenakan sifat tanin yang sangat kompleks mulai dari pengendap protein hingga pengkelat logam. Senyawa tannin bersifat sebagai astringent, yaitu melapisi mukosa usus, khususnya usus besar danmenciutkan selaput lendir usus, misalnya asam samak. Serta sebagai penyerap racun dan dapat menggumpalkan protein. Oleh karena itu senyawa tannin dapat membantu menghentikan diare. Apabila dilihat dari tabel di atas, Ekstrak Curcumae domestica rhizoma dalam jamu berperan sebagai antibakteri. Dalam penelitian sebelumnya, diperoleh informasi bahwa ekstrak rimpang kunyit memiliki aktivitas antibakteri terhadap beberapa bakteri penyebab diare non-spesifik contohnya E.coli. Adanya antibakteri dalam komposisi jamu ini, ditujukan terutama apabila diare disebabkan oleh adanya bakteri non-spesifik yang menganggu saluran pencernaan. Selain itu ekstrak rimpang kunyit juga dapat bersifat sebagai kholagogum, stomakik, dan antispasmodik. Ekstrak Chebulae fructus dan Coicis semen berfungsi sebagai antispasmodik. Antispasmodikadalah senyawa yang digunakan untuk mengatasi kejang pada saluran cerna yang mungkin disebabkan diare. Rasa sakit/nyeri mungkin timbul akibat kontraksi terus menerus dari otot polos saluran cerna, sehingga pemberian ekstrak simplisia ini dapat mengurangi kontraksi pada otot polos saluran cerna.Menurut kelompok kami, jamu Diapet NR sudah rasional dalam hal kegunaan masing-masing komponennya dan jumlah komponen penyusunnya. Apabila dibandingkan dengan obat kimia sintetik, jamu ini juga dapat memberikan efek serupa karena mengandung senyawa yang sesuai dengan tujuan farmakoterapi dari diare.Kegunaan Komponen PenyusunSediaan

JamuObat kimia sintetik

Kemoterapi (Antibakteri)Curcumae domestica rhizoma, Psidii folium, Granati pericarpiumSulfonamid, Metronidazole

Obstipansia

AntikolinergikBelladonae herba Loperamid

AstringentPsidii folium, Granati pericarpiumGaram bismuth

AdsorbensiaTheae foliumKaolin pectin

SpasmolitikChebulae fructusPapaverin HCl

IV. RANCANGAN KOMPOSISI JAMU KomposisiNama Sediaan: DiastopBentuk Sediaan: KapsulKomposisi: Setiap kapsul mengandung Dalam bentuk ekstrak Psidii folium10% Curcuma domesticae rhizoma 8% Terminaliae chebulae fructus 3% Theae folium9% Belladonae Herba2%

Kegunaan masing-masing komponenKegunaan Komponen PenyusunSediaan

Jamu

Kemoterapi (Antibakteri)Curcumae domestica rhizoma

Obstipansia

AntikolinergikBelladonae herba

AstringentPsidii folium, Granati pericarpium

AdsorbensiaTheae folium

SpasmolitikChebulae fructus

1